Jelang Pemilu PPI Gifu

Seperti tahun lalu, bulan ini adalah masa dimana komunitas pelajar indonesia yang tergabung dalam Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) di Gifu melakukan pemilihan ketua baru. Ada beberapa kandidat yang saya ketahui. Saya salah satu yang termasuk di dalam kandidatnya. Entah, dari mana nama saya berasal, tapi itu pasti didapat dari cara ilegal!!! Pasti itu!!! Karena saya tidak begitu tertarik untuk masalah perpolitikan bla bla bla.

Tapi, mungkin tidak seperti pemilihan ketua di daerah lain (saya kurang tau sih, karena jarang dapat berita), tapi atmosfer sebuah pemilihan umum pasti sama sama saja dimanapun itu. Penuh dengan pemaparan visi dan misi, kampanye dan sebagainya.

Nah, dari beberapa calon yang terpilih, yang saya tahu itu ada Pak Ilham, Mas Irwan, Mas Aan, Mas Aldi, Zuhud, Bu Vita, dan yang lainnya saya kurang tau. Pasti donk semua punya visi dan misi untuk PPI Gifu kedepannya. Selain itu juga kampanye sudah dilakukan mungkin dari awal minggu lalu. Sayang saya taunya telat.

Nah, mungkin aja nih ya...mungkin, cuma di Gifu lah yang kandidatnya semua melakukan kampanye "bawah tanah" untuk mencapai tujuannya. Tak terkecuali saya hahaha.

Ya, kampanye bawah tanah itu adalah kampanye mengajak semua orang untuk menjadi pengikut kita. Agar mau bersuara sama dengan kita, para kandidat yang terpilih.

Dilegalkan??? Tentu saja, sepertinya sudah lama cara ini sangat dilegalkan di dalam pemilu PPI Gifu.

Tapi...jangan salah. Kampanye ini sangat sehat. Karena, mungkin disini lah satu-satunya kampanye yang menyuarakan untuk "JANGAN PILIH AKU" .

Ya, hampir semua kandidat termasuk saya berlomba-lomba untuk mengumpulkan suara setiap orang dan membujuk orang2 yang bukan kandidat untuk memilih yang lain. Menarik sekali. Karena....mungkin...banyak yang tidak tertarik dengan jabatan ketua disini hahaha. Padahal kalau menjelang pemilu, kandidat pasti merayu2 dan menghalalkan segala cara untuk terpilih, tapi disini kebalikannya, kandidat berlomba-lomba menghalalkan apapun itu agar tidak terpilih.

Tapi, kalau saya boleh analisa dari situasi ini ada 2 kandidat terkuat. Dua orang laki-laki mari kita sebut dengan A dan B. Si A itu sangat womanizer dengan tatapan membunuh wanitanya. Dan B yang sangat aktif dan charming. Mobilitas A lebih tinggi dari B, namun dilihat dari segi kematangan dan kebijakan A kalah jauh dengan B. A saya analisa itu masih benar2 hijau dan muda dibalik penampilannya yang tua. Masih memihak sebuah komunitas, dan tidak terlalu bisa membaur dan menentukan keputusan secara adil bagi kedua pihak jika ada yang bertikai. Kalau B penampilan inside dan outsidenya beda. Dilihat dari luar sangat anak muda sekali, tapi insidenya sangat bijak. Jarang B memihak sesuatu, karena B netral. Dan dewasa dalam menyelesaikan sebuah masalah. Meski umurnya tidak jauh berbeda antara A dan B mungkin karena perbedaan status single dan married yang membuat A dan B berbeda.

Tapi, begitulah warna-warni kehidupan di Gifu.

Maka sekali lagi.....tolong JANGAN PILIH AKU!!! :D
Previous
Next Post »