Catatan Pagi Ini : Selesaikan Apa yang Sudah Dimulai

Hai hai...pagi ini saya sedang galau. Yah...tepat sekali. Saya kena serangan hipertensi dan sedang ngidam sambel goreng ati. Padahal kan gak boleh ya makan sambel goreng ati pas kena hipertensi? Galau kan? haha. Tapi bukan itu sebenarnya kegalauan saya. Ini lebih ke.....penelitian. ciyeeeh shikat miring dah!!

Jadi kalau biasanya penelitian tesis itu butuh waktu 2 taun kira2 lah ya kalau udah mulai menentukan tema semenjak masa research student kalo di universitas saya. Dan ini tinggal 3 bulan sampai harus penyerahan tesis dan jurnal publikasi. Dan kebanyakn teman2 saya itu sudah dalam penulisan tesis bahkan ada yang sudah mulai revisi pembuatan jurnal. Keren ya....sudah mau lulus bulan Maret taun depan.

Tapi..tapi..tapi...au justru baru mulai T_T . Sedih rasanya kalau melihat kembali catatan sejarah penelitian saya ini. Gimana tidak? Dari jaman research student sampai 2 bulan yang lalu tema penelitian saya harus diganti terus. Ada aja kendalanya. Udah gak terhitung lagi berapa kali gantinya. Saya males ngitung. Tapi yang pasti, beberapa bulan lalu penelitian saya yg terakhir sebelum ganti ini sudah berjalan 70% sedikit lagi selesai dan mungkin sekarang saya sudah dalam tahap penulisan tesis. Tapi apa daya?

Sebenernya ga ada yang salah ya. Boleh mencibir, boleh meremehkan ih koq saya bodo banget ya udah mau lulus belum apa2, boleh mengutuk saya mundur jadwal lulusnya. Tak apalah saya pasrah.

Menilik sejarah kembali, eh beberapa bulan lalu saya sempet nulis tentang penelitian saya yg terakhir lho, itu yang tentang peta2, petanya udah mau selesai sebenernya tinggal overlay aja. Tapi yah...karena datanya banyak yg error makanya gak jadi. Bikin sebel setengah mati.

Sebelnya sih bukan karena ke-tidakjadi-an nya sih. Tapi, dari awal saya sudah mengatakan pada -you know who- kalau datanya tidak bagus, dan banyak terjadi error saat proses pembuatannya. Tapi si -you know who- gak mau tau, dia ngotot saya yg tidak bisa make programnya. It's ok lah terserah apa kata dia, toh saya sebenernya juga tidak ada hati untuk itu. Dan akhirnya...sampai selesai limit data itu sudah jadi tinggal overlay..si -you know who- ngecek dan baru dia percaya kalau data yang dipakai dari sumbernya itu enggak bagus. Gondok gak sih???? Guweh spent too much time itu 8 bulan belajar mati2an dan ngerjainnya, udah sebelum itu temanya ganti2 terus bikin bingung!!! Brrrrrrrrrrrrrrr such a waste.

Dan akhirnya digantilah dengan ini yang sekarang. Radioisotop. Entah apa hubungannya sama agronomi gak ngerti. Entah apa gunanya buat aku juga gak ngerti. Dan penuh ketidak ngertian di otak saya.
Terserah kalian boleh bilang, kan bisa belajar dll. Yah lu pikir belajar dalam waktu 3 bulan dari 0 lagi sampe harus expert itu bisa? I'm not Einstein dan saya bukan keturunan Einstein.

Tapi, cuma satu hal yang pasti dan yang ingin saya lakukan saat ini. Meski hati saya memang tidak di sini, namun saya harus memberikan pikiran saya penuh untuk ini. Belajar meski tak bisa maksimal. Bekerja meski tanpa senyuman.

Saya yang memutuskan disini, saya yang memulai maka saya yang harus menyelesaikannya.

Cukup satu harapan untuk saya, semiga S3 nanti saya dapat mengerjakan apa yang saya inginkan. Apa yang menjadi kecintaan saya, dan saya bisa mengerjakannya dengan hati.

Pesan saya untuk pembaca : Bersabarlah akan sesuatu, jangan dipaksakan karena euforia sesaat. Pikirkan dan pikir panjang. Apakah itu yang kamu mau? Lantas resikonya bagaimana.
Lho?? gak nyambung ya? Nyambung koq....tapi akan dibahas besok di postingan selanjutnya tentang asal usul pesan ini :)

Ps. Maaf postingan ini murni uneg2 dari hati saya. Saya bukan bermaksud tidak bersyukur atau bagaimana, tapi, boleh jika melihat ke dalam diri saya, saya hanya manusia biasa, dan saya hanya bisa berusaha sekuat tenaga untuk menyelesaikan masalah. Terima kasiiiihhhhh
If you want know the path of my life, just look at this picture. You can see how beautiful it is, you can also feel how hard it is


Previous
Next Post »