Cinta Kita Terhalang Syahadat : Chapter 10 - New Comer

"Junpei!!!!!"

Aku dikejutkan pagi dengan suara yang memanggilku dengan keras saat aku sedang sibuk mengolah dataku di komputer. Saat aku menoleh, seorang laki2 yang kukenal berdiri merentangkan kedua tangannya dengan senyum besar. Sebuah senyum sumringah aku kembangkan dan tanpa basa basi lagi aku segera meloncat ke arahnya dan memeluknya erat.

"Kojiro!!! Lama sekali tak bertemu....hei man! kamu makin tampan rupanya hahaha"

Kojiro, dia adalah teman baikku selama di S1. Tiga tahun bersama dia, teman sekaligus rival dalam percintaan. Satu setengah tahun yang lalu saat penjurusan, dia pergi ke Amerika untuk mengikuti program pertukaran pelajar. Tahun ini saat penjurusan baru, dia kembali, namun dia masih harus menyelesaikan stata 1 nya, sedangkan aku dan teman seangkatan lainnya sudah lulus dan beberapa menempuh strata dua sepertiku.

"Kenapa tak bilang kalau sudah pulang? Waah hebat kamu ini, bahasa Inggris sudah pintar pasti"

"haha aku sengaja biar jadi kejutan buatmu. Dan satu lagi, aku memutuskan untuk menjadi juniormu di lab ini ahahaha, Junpei senpai, onegaishimasu!!" katanya bersemangat sambil membungkuk dan disambut tawa.

Kemudian Ando dan Shuichi masuk, mereka pun terkejut dengan kedatangan Kojiro. Sekedar reuni dan bercerita pengalaman Kojiro selama di Amerika. Aku diam2 mundur melangkah keluar ruangan menuju ke vending machine. Sedikit bergejolak perasaanku tentang dia. Ya, dia memang sahabatku, tapi tak banyak yang tahu, hal yang memicunya ke Amerika salah satunya adalah aku.

"Hei Junpei....maaf ya waktu itu aku tidak bermaksud untuk tiak berpamitan denganmu. saat itu aku..."

" Sudahlah, lupakan, aku tak mempermasalahkan itu " Cepat2 kupotong perkataannya. Aku tak ingin membahasnya lagi sebetulnya. Itu hanya masalah kesalah pahaman yang terpicu oleh keegoisan masa muda.
" Bagaimana Sachiko?"
Sachiko adalah wanita yang sama2 waktu itu kami sukai. Saat itu dia lebih memilih Kojiro dan berpacaran dengannya, namun belakangan, sebelum Kojiro berangkat ke Amerika, Sachiko mengungkapkan jika dia menyukaiku sejak pertama, buakn Kojiro, namun karena Kojiro yang mengungkapkannya maka dia perbacaran dengannya dengan tujuan untuk membuatku cemburu.
Hingga saat ini, terkadang dia masih mengirimkan email yang selalu mengajakku berhubungan dengannya, namun tak pernah ku tanggapi. Pertama, karena Kojiro adalah teman baikku, dan kedua, sejak setahun terakhir ini, tentu saja hatiku sudah terpikat oleh dia seseorang.

"Kami baik2 saja, dia sekarang sudah bekerja di NHK di Osaka" katanya datar dengan sedikit senyum. Menyembunyikan pertikaian yang terjadi. Ya aku mebaca email terakhir dari Sachiko, namun seperti biasa, aku tak pernah ingin mencampuri urusan mereka lagi.

" Good for you two " Kataku sambil menepuk pundaknya. Aku ingin dia selalu semangat, menjadi Kojiro yang dulu kukenal, seperti pertama kita dulu beradu lari bersama, makan sushi terbanyak, atau memakinya saat dia kebanyakan minum beer. 

"Hoi junpei, dari mana kamu belajar aksen Inggris seperti itu?? Awesome hahaha"
Sepertinya dia terkesan denganku yang mulai bercakap bahasa Inggris. Yah...memang dulu aku sangat membenci bahasa Inggris, namun sejak bertemu dia, aku benar2 ingin lebih lagi belajar, dan ingin bisa berkomunikasi lancar dengannya. Selalu dan setiap waktu. 

" Ra ha si a  hahahaha tak ingin kuberi tahu "

" Tak bisa dipercara hahaha "

Tiba2 ada suara halus memanggil namaku. Suara khas yang kurindukan selama tiga minggu terakhir ini.

" Junpei kun " sosok makhluk yang kurindukan berdiri di depanku, matanya menatap tajam dan bercahaya. Aku suka matanya. 

" Ah Cinta senpai, lama tak bertemu. 3 mingguan sepertinya senpai tidak ke kampus "

" Iya, kemarin pulang ke Indonesia menjemput ayah yang ingin menengok putrinya di Jepang " katanya sambil memasukkan recehan ke dalam vending machine. " Junpei ke kampus terus? hebat ya..liburan masih masuk aja hahaha"

" Ini demi loh " Jawabku singkat.

Sejenak aku melihat dia menatap ke Kojiro agak lama dan tersenyum memberi salam, Kojiro pun membalasnya.

" Yuk ah aku duluan ada yang harus dikerjakan, awas ya kalau kamu gangguin aku di dalam " katanya seperti biasa jika dia sedang melakukan penelitian. Ya, karena aku sering mengodanya, caraku untuk selalu bisa melihat tingkahnya yang lucu dan menggemaskan.
Dan aku menatap lekat kepergianya dari hadapa mataku, menghilang di balik pintu ruangannya.

" Hei Junpei, siapa dia? "Suar Kojiro mengagetkan lamunanku

" Oh...dia student dari Indonesia, belajar master tahun kedua di lab kita. Dia datang beberapa hari setelah kamu ke Amerika, jadi kamu tak mengenalnya"

" Rasanya aku jadi menyesal pergi ke Amerika hahahaa" katanya sambil berlalu meninggalkanku

Eh apa???? menyesal?? setelah melihat Cinta?? Serius??? 
sepertinya aku punya firasat buruk!!

Illustration
Model : Ishizaka Koichiro , Kachi Hiroko
Source :  Sakaida Tomoyuki documentary

Previous
Next Post »