Little World, Inuyama, Gifu, Japan (Miniatur - Part IV)

Duh pastiu udah pada bosen ya baca sambungannya hehe. Maaf deh, habis kalau uploadnya banyak, nanti pada males ngescrolnya. Aku aja kalo baca blog panjang2 suka males baca hihihi. Ya udah deh ya..ini mungkin yang terakhir, soalnya perjalanannya juga udah hampir berakhir. Cek cek yuk foto2 dibawah.


Setelah selesai memutar ke rumah Afrika Selatan, kami mengunjungi museum afrika. Banyak sekali kerajinan2 khas afrika. Kita juga bisa menyewa pakaian khas Afrika, yang kebanyakan bermotif reggae. Ini adalah salah satu lukisan dari Afrika. Sangat simetris, dan memang kebanyakan lukisan di afrika itu sumetris dengan banyak mengandalkan garis2  dan bentuk lengkungan seperti ini.
Ini adalah kain khas afrika dan pakaian tradisional kebanyakan bangsa di Afrika. Seperti yang saya sebut di foto atas tadi, motifnya kebanyakan garis2 atau abstrak dengan garis dan lengkungan2 seperti ini. kain dari Afrika kebanyakan bermotif cerah.

Dari Museum Afrika kita menuju ke Burkina Faso. Ini adalah rumah dari Burkina Faso. Sangat menarik sekali. RUmah ini terdiri dari gundukan2 batu yang rumahnya berada lebih rendah dari tanah di sekitarnya. Seperti tinggal di gorong2 dan pintunya sangat kecil. Di burkina faso, satu komplek rumah seperti ini adalah satu keluarga.
Dimana, satu keluarga di burkina faso terdiri dari suami serta beberapa istri dengan suami lagi. Jadi misalkan satu keluarga ada 3 anak laki2, mereka masing2 punya 2 istri, berarti total ada 6 wanita. Nah satu keluarga disitu ya 3 suami 6 istri adalah satu. Mereka sah untuk tukar pasangan. Ngeri ya

Nah ini yang disebutkan tadi, pintu masuk rumah burkina faso. Oh ya, rumah istri dan suami dibedakan lho, untuk para suami rumahnya berbentuk kotak dengan pintu yg biasa, sedangkan rumah perempouan bentuknya gundukan dengan pintu seperti ini, kayak lubang tikus dan ruangannya lebih rendah dari tanah.
Kemudian kita beralih ke dalam rumah orang India. 
Kita berpose di depan gapura india


Saya narsis di tangga dalam rumah. RUmah orang india sama seperti rumah orang lainnya. Hanya saya lupa mengambil gambar toiletnya. jadi toilet orang india itu berada pada lantai 2 dimana ruangan toiletnya, tempat pembuangan air dan fesesnya itu aneh, langsung aja menghadap ke luar. Jadi kalau kita lagi buang air, jongkok gitu kelihatan banget. Dan apesnya, kalo ada orang berdiri dibelakang rumah, bisa2 kejatuhan t*i atau air seni dari atas hihihi

Nah destinasi terakhir adalah Korea. Biasanya nih, teman2 kita malah justru datang pertama kali ke korea karena pada getol pengen nyobain pake hanbook. 

Saya suka warna kalem, dan saya suka warna ungu. Kebetulan sekali ada warna ungu. cantik pula hehehe. Kata yang jaga rental, pakaian saya ini digunakan untuk menghadiri acara pesta pernikahan. Di foto atas tadi, teman saya yang tengah itu pakaiannya untuk para ibu suri kerajaan, dan yang teman saya satunya juga merupakan pakaian pesta.

Ini adalah rumah orang Turki. Sayang kami tidak masuk ke dalamnya karena sibuk mengantri membeli kebab dan es krim gellato khas turki yang terkenal kelezatannya dan HALAL. Susah lho nyari yang halal. makanya dijabanin deh ngantri panjang.

Ini adalah rumah orang Thailand. Kata pak potografer, mirip sekali dengan rumah di makasar. Kata profesor, ada sejarahnya ketika kesultanan dari makasar memang datang dan menguasai sebuah daerah di Thailand. Disinyalir daerah inilah yang pernah dikuasai oleh kesultanan Makasar. Cuma, saya lupa nama tempatnya.

Pulang dalam perjalanan kembali ke tempat awal, saya menemukan susunan hydrangea (hortensia) yang berbentuk hati seperti ini. Romantis sekali. kaena biasanya bentuk hydrangea adalah bulat sempurna, maka saya abadikan bentuk yang spesial ini

Kami kembali ke stasiun tepat menjelang maghrib. Hujan sudah menetes perlahan, dan pak profesor masih sempat2nya meminta untuk difoto hehe


Nah..selesai sudah perjalanan kami berkeliling dunia seharian di Little World Inuyama.
Lain waktu, kalau kamu main ke jepang, yuk aku antar kemari :)


Previous
Next Post »