Sesi Curhat

Akhir-akhir ini banyak sekali kejadian yang pengen banget aku ceritakan. Tapi yah...gak adanya sahabat tempat bercerita membuatku harus menyimpan seuanya dalam memori otak.  Rasanya ingin juga menulis. Tapi, biasanya pasti akan ada protes yang berkepanjangan. Itu bikin enek dan gak bisa mikir. Ya sudah, akhirnya aku putuskan mulai besok akan membeli buku diari. Kembali ke jaman lebih dari 15 tahun yang lalu.

Diary berkunci, kemaren sempat naksir salah satu buku di toko. Rasanya koq hidupku seperti di area peperangan gini ya? Harus menyembunyikan sesuatu yang sebenarnya menjadi hak ku dalam hidup.

Ingin rasanya berganti teman. Semua baru. Dan gak usah terkait kait dengan masa lalu.

Masa lalu hanya membuatku muak dan kesal.

Pikiran ini rasanya penuh dengan ketakutan. Padahal aku tidak berada di palestina atau israel. Atau juga di korea utara.

Ah..peduli setan orang2 itu membaca tulisanku. Akan aku perjuangkan hak dan kebebasanku untuk hidup dengan caraku sendiri. Tak akan kubiarkan mereka menggangguku
Previous
Next Post »