Runaway to be Bride

Baru aja, baruuuuuu aja dapat kabar bahwa sahabat saya...sahabat terdekat saya, sahabaat yang selalu saya rindukan, meskipun 3 tahun ini kami miskin komunikasi....tai tetep sahabat saya, iya...sahabat saya itu mau menikah.

Adiknya sudah memposting foto2 baju kebaya pernikahannya dan itu bener2 cuantiiiik banget.

Saya membayangkan ketika dia yang memakainya, dengan sedikit mengedit muka adeknya, karena mereka mirip sekali. Oooooohhh...cantik sekaliiiii. Rasanya tak sabar banget pengen menghadiri resepsinya nanti. Andai saja bisa datang....

Ah...tapi kemudian akan timbul masalah.

Iya...janji saya sama orang tua. Waktu itu saya bilang " Pokoknya kalau Sanjai (nama sahabat saya) sudah menikah, nah silakan bapak sama ibu boleh khawatir tentang saya"

Dan akhirnya hari itu datang juga

NOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOO

Sudah sudah...

Sudah terbayang bagaimana nani saya akan diceeramahi panjang lebar alas kali tinggi sama orang tua, embah, om tante pakdhe budhe, dan mungkin juga tetangga.

Aduuuuh

Apa salahnya sih kalo belum nikah di umur 26 tahun?????

Berdosa?

Enggak kan?

Calon ada koq, sudah terus kenapa???

Kadang orang memang begitu ya, sering usil dengan kehidupan orang lain. Selalu bertanya mulai dari "kapan kuliah?", "kapan lulus?", "kapan punya pacar?", "kapan nikah?", "kapan punya anak?", "kapan mantu?", "kapan punya cucu?". Nah coba berani gak tanya "kapan mati???" Pasti enggak berani kan??

Tapi ya sudahlah. Life must goes on. Dan saya akan menikmati moment2 diceramahi. Toh ceramah seperti ini tidak akan dinilai. Beda dengan ceramahnya dosen saya pas diskusi penelitian. Itu baru yang harus diresapi betul2. hehehe.

Jodoh, itu sudah diatur. Dengan siapa, kapan bertemu, kapan menikah dan sebagainya, sudah ada di dalam kitab Tuhan disana. Dan percayalah, Tuhan itu tidak akan memberikan kita hidup yang tidak enak selama kita percaya pada Tuhan. Jadi, kalau saya sih..sebenarnya santai aja menghadapi peristiwa ini. Kita hidup untuk Tuhan koq ;)

Dan...buat Sanjai...so lovely bride-to be, Congratulations and Happy Wedding ya sayang....salam buat Mas Hang (calon suaminya).

They are so inspired.

AAku masih ingat bagaimana PDKT merekaa, karena aku melihat langsung dan terlibat. Mas Hang sangat jantan sekali waktu itu, dan sanjai hanya pacaran sekali aja. sampai menikah. Keren....kamu KEREN!!!! I love you all. I love you!!!!!

Aku bahagia sekali benar2 bahagia....
Semoga bisa menyaksikan moment penting ini. Dan semoga kamu, iya kamu, segera menghalalkan saya ya mas :)

Aku dan Sanjai diantara sahabat2 yang lain (memory 2008)

Previous
Next Post »