Jadilah Manusia yang Bermanfaat

Beberapa waktu lalu, banyak sekali curhatan yang masuk ke LINE saya. Dari banyak sahabat yang tersebar di banyak tempat. Beberapa mengenai cinta, beberapa mengenai karir, dan beberapa mengeluhkan tentang temannya. Kali ini saya angkat curhatan teman saya yang mengenai keluhannya tentang beberapa orang yang ada disana. Sama halnya dengan fenomena yang kita lihat sehari-hari.

Sebagian dari kita pasti pernah menemui orang-orang yang selalu berkomentar pedas akan sesuatu. Ketika ada orang lain yang bertanya akan sesuatu, boro-boro untuk membantu, yang dia tuliskan atau ucapkan hanyalah nada sinis. Atau, jangan-jangan kitalah yang seperti itu?

Serius, readers, hentikan segera jika tanpa sadar kita sering berbuat seperti itu.

Sebaik-baiknya manusia adalah manusia yang bermanfaat bagi manusia lainnya, bagi lingkungan, bagi hewan, tumbuhan, dan sebagainya.

Tak perlulah kita harus menjadi peraih nobel, atau menulis ratusan paper yang diterbitkan di jurnal internasional dengan impact factor sangat tinggi.

Cukuplah kita berbuat hal yang simple. Berkata yang baik, bertindak yang baik, dan berfikir yang baik.

Jika seseorang bertanya tentang sesuatu yang terlihat sepele, jika kita tidak tahu, atau tak ingin menjawabnya, setidaknya diamlah. Jangan lantas kemudian melontarkan kalimat pedas. Itu sama sekali tidak membantu. Dan kamu sebenarnya akan membuang energi juga membuang simpati orang lain terhadap dirimu.

Bukankah pepatah lama mengatakan bahwa Silent is Gold?
Dan hampir dalam semua agama pun mengajarkan bahwa lidah adalah setajam-tajamnya senjata, lebih tajam dari sebilah samurai yang tajam.

Lantas, masih perlukah kita melontarkan kata-kata tak pantas yang sama sekali tak membantu orang lain?

Kalau saya sih no, nggak tau kalau kamu :)
Previous
Next Post »